Pages

Merah Putih Unggul Skill

JAKARTA -- Perjuangan timnas U-23 di ajang SEA Games XXVI akan dimulai malam nanti. Tergabung di grup A yang berat, skuad Garuda Muda akan melakoni laga perdana melawan Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Di atas kertas, Kamboja adalah lawan yang tidak akan banyak menyulitkan jika dibanding tiga kontestan lainnya. Yaitu juara SEA Games 11 kali Thailand, juara bertahan Malaysia, dan Singapura.

Tapi pelatih Rahmad Darmawan menegaskan haram bagi timnya untuk menganggap enteng lawan. Menurut Rahmad, semua lawan harus dianggap sama. Apalagi sejauh ini tim pelatih tidak tahu banyak bagaimana kualitas Kamboja yang sesungguhnya. "Sampai sekarang saya belum tau persis kekuatan Kamboja," kata Rahmad Darmawan ketika ditemui di Hotel Sultan, Minggu, 6 November.

Tapi mantan pelatih Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, dan Persija Jakarta itu mengungkapkan jika tipikal Kamboja mirip dengan Myanmar yang kompak, disiplin, dan bermain dengan semangat tinggi. "Kita semua tahu bagaimana kegigihan Myanmar saat mengalahkan Laos (3-2) dan menahan seri Vietnam," sambungnya.

Manajer timnas U-23, Roso Daras, optimis timnya akan membuka SEA Games dengan sempurna. Optimisme ini bukannya tanpa alasan. Roso mengakui sudah mengetahui bagaimana Persiapan yang dibuat Kamboja sebelum datang ke Indonesia. "Kami menyaksikan uji coba yang mereka lakukan dan kami melihat pemberitaan di negara mereka. Saya mengetahui persiapan mereka seperti apa," kata Roso dalam jumpa pers.

Sementara itu, Meas Chamna, asisten pelatih timnas Kamboja mengaku jika persiapan timnya tidak maksimal menjelang SEA Games. Jika Indonesia berlatih sejak awal Agustus, timnya hanya berlatih di dua bulan terakhir. "Sebelum SEA Games kami juga hanya melakukan uji coba tujuh kali (menang 4 kali, seri 1 kali, dan kalah dua kali)," ujarnya.

Kapten timnas Kamboja, Khuon Laboravy, tidak gentar harus bertanding di bawah terror ribuan supporter Merah Putih. "Yang kami hadapi adalah 11 pemain di lapangan. Kami tidak bermain melawan suporter. Itu bukan masalah besar bagi kami," cetunsya.

Mantan Direktur Teknik PSM, Abdi Tunggal, menyatakan bahwa peluang Indonesia melawan Kamboja adalah 60-40. Timnas U-23 memiliki banyak keunggulan. Selain tampil di hadapan pendukungnya, para pemain Indonesia juga lebih unggul skill.

"Mudah-mudahan para pemain termotivasi memenangkan pertandingan karena bertindak sebagai tuan rumah. Secara skill, pemain Indonesia sekarang sejajar dengan Thailand dan Vietnam," papar Abdi.

Hanya saja, lanjut Abdi, kelemahan para pemain Timnas U-23 Indonesia sama dengan seniornya adalah kadang tampil tidak konsisten. Satu kelemahan lagi sering mengganggap remeh lawan yang dianggap lemah. "Indonesia akan menang 2-0," papar Abdi.

Mantan kapten PSM, Bahar Muharram, juga menilai Timnas U-23 Indonesia unggul semangat dan skill saat melawan Kamboja. Menurut Bahar, timnas dalam kondisi yang sangat bagus dan cukup siap untuk memenangkan pertandingan. "Para pemain memiliki motivasi sangat besar untuk menang di partai perdana. Skor 3-1 untuk timnas," kuncinya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...