Pages

Tampilkan postingan dengan label Asam Urat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asam Urat. Tampilkan semua postingan

Menyingkirkan Cenut-cenut Asam Urat

asam urat

Nyeri, cenut-cenut, bengkak, kemerahan, rasa panas, kaku persendian adalah ciri-ciri terkena asam urat akibat proses pengeluaran kadar asam urat dalam darah tersumbat menjadi kristal.

Asam urat adalah penyakit yang disebabkan penumpukan kristal asam urat di dalam jaringan ikat, yaitu ruang antara dua tulang atau di dalam tulang itu sendiri.

Asam urat akan mengkristal dan terkumpul di persendian, menyebabkan inflamasi (peradangan) dan pembengkakan yang merupakan tanda-tanda dan gejala klasik asam urat. Istilah medis untuk terlalu banyak asam urat di aliran darah adalah hyperuricemia.

Ada beberapa cara alami untuk menyingkirkan asam urat, seperti dilansir Livestrong, Rabu (16/2/2011):

1. Hindari makanan tinggi purin
Untuk mengontrol kadar asam urat, hindari mengonsumsi makanan tinggi purin, yaitu bahan kimia yang bertanggung jawab untuk pembentukan asam urat, seperti daging merah, makanan laut, daging organ dan beberapa kacang. Sayuran tertentu juga mengandung tinggi purin, antara lain bayam, asparagus, kacang polong, jamur dan kembang kol.

2. Hindari fruktosa dan soda
Batasi konsumsi soda Anda. Dalam artikel di Today Arthritis, peneliti menemukan pria yang minum lebih dari enam porsi soft drink dengan fruktosa tinggi setiap minggu, meningkatkan terjadinya asam urat. Fruktosa tidak hanya terdapat pada soda tetapi beberapa buah, seperti duren serta minuman manis lainnya.

3. Batasi alkohol
Alkohol dapat membuat tubuh dehidrasi, sehingga dianjurkan untuk tidak mengonsumsi alkohol. Walaupun konsumsi minuman anggur tampaknya tidak mempengaruhi asam urat, namun tingginya kandungan ragi membuatnya sangat berpengaruh.

4. Mengurangi peradangan dengan buah
Untuk mengurangi konsentrasi asam urat, University of Maryland Medical Center menyarankan untuk menambahkan nanas, seledri, cherry, blueberry dan strawberry dalam menu Anda.

Bromelain yang ditemukan pada nanas, merupakan enzim pencernaan dengan sifat anti-inflamasi yang menghambat protein yang bertanggung jawab untuk peradangan. Seledri sebagai diuretik alami, juga membantu mengurangi peradangan.

5. Kurangi berat badan
Kenaikan berat badan merupakan faktor yang dapat mempertinggi purin. Dengan melakukan program berat badan secara bertahap dapat mencegah peningkatan asam urat.

6. Minum cukup air

Hidrasi tubuh yang optimal dibutuhkan untuk menghilangkan asam urat dari tubuh Anda. Air dapat mengencerkan kadar asam urat dalam darah dan merangsang ginjal untuk memberikan produk limbah ke kandung kemih.

7. Perhatikan pH darah

Menurut Medline Plus, kadar asam tinggi dalam darah, yang disebut asidosis, terkait dengan kadar asam urat tubuh. Kadar pH yang kurang dari 7 dianggap asam. Untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi basa, tambahkan apel, cuka sari apel, jus cherry dalam menu Anda.

Soda dan Jus Jeruk Picu Asam Urat pada Perempuan

jeruk

Asam urat atau gout merupakan salah satu bentuk penyakit rematik yang sebenarnya lebih banyak menyerang laki-laki. Meski risikonya lebih kecil, perempuan juga bisa terkena terutama jika terlalu banyak mengonsumsi soda dan jus jeruk.

Kandungan soda dan jus jeruk bertanggung jawab dalam meningkatkan risiko tersebut adalah fruktosa. Di dalam tubuh, senyawa yang merupakan salah satu gula sederhana ini bisa meningkatkan kadar asam urat penyebab gout.

Ketika kadarnya meningkat, sebagian asam urat akan mengkristal lalu menumpuk di persendian. Penumpukan kristal asam urat inilah yang sering memicu nyeri luar biasa pada penderita asam urat.

Menurut penelitian terbaru di Boston University, konsumsi 2 kaleng soda tiap hari pada perempuan bisa meningkatkan risiko gout hingga 2 kali lipat. Jumlah peningkatan yang sama juga terjadi jika minum jus jeruk sebanyak 350 ml setiap hari.

Meskipun demikian, risiko pada perempuan tetap rendah. Penelitian yang berlangsung selama 22 tahun tersebut hanya mencatat 1 persen dari 79.000 partisipan perempuan yang akhirnya mengalami gout.

Gout lebih banyak menyerang laki-laki karena perempuan memiliki esterogen yang bisa mencegah pembentukan kristal asam urat. Perbedaan itulah yang menyebabkan 98 persen serangan gout pada perempuan terjadi setelah menopause, ketika kadar esterogen telah menurun
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...